Ku awali hariku dengan mendoakanmu
Agar kau selalu sihat dan bahagia disana
Sebelum kau melupakanku lebih jauh
Sebelum kau meninggalkanku lebih jauh
Ku tak pernah berharap kau kan merindukan
Keberadaanku yang menyedihkan ini
Ku hanya ingin bila kau melihatku kapan pun
Dimana pun hatimu kan berkata seperti ini
Pria inilah yang jatuh hati padamu
Pria inilah yang kan selalu memujamu
Akulah orang yang selalu menaruh bunga
Dan menuliskan cinta di atas meja kerjamu
Akulah orang yang kan selalu mengawasimu
Menikmati indahmu dari sisi gelapku
Dan biarkan aku jadi pemujamu
Jangan pernah hiraukan perasaan hatiku
Tenanglah, tenang pujaan hatiku sayang
Aku takkan sampai hati bila menyentuhmu
Mungkin kau takkan pernah tahu
Betapa mudahnya kau untuk dikagumi
Mungkin kau takkan pernah sedar
Betapa mudahnya kau untuk di cintai
Akulah orang yang akan selalu memujamu
Akulah orang yang akan selalu mengintaimu
Kerana hanya dengan perasaan rinduku yang dalam padamu
Kupertahankan hidup
Maka hanya dengan jejak-jejak hatimu
Ada ertiku telusuri hidup ini
Selamanya hanya ku bisa memujamu
Selamanya hanya ku bisa merindukanmu
Pemuja rahasia.
25 November 2010
22 November 2010
Pertama kali
Forgiving is not about forgetting.
Forgiving is to let go.
But letting go is hard.
Damn hard.
Forgiving is to let go.
But letting go is hard.
Damn hard.
18 November 2010
Tak menepati kehendak soalan
Aku : Kecantikan seseorang diukur dari segi apa?
Dia : Pembaris!
Rasa macam nak libas.
Dia : Pembaris!
Rasa macam nak libas.
10 November 2010
Kau bukan Tuhan untuk menghakimi aku
Siapa kita untuk menghakimi kedudukan seseorang itu di sisi Tuhan?
Siapa kita untuk menetapkan tempat seseorang itu di syurga atau neraka?
Pakai tudung, lengan panjang, tutup aurat segala, siapa kita untuk mengatakan kita dijamin syurga?
Tak bertudung, baju tak berlengan, dedah aurat, tapi siapa kita untuk menetapkan tempatnya di neraka jahanam?
Cukup sembahyang lima waktu, dah cukup layak ke untuk mengganti kerja Tuhan?
Buat semua perintah Tuhan, sudah cukup layak ke untuk menghukum orang lain?
Entah entah jika ditakdirkan dia ke arah kebaikan, kedudukannya lebih mulia di sisi Tuhan, berbanding dengan kita.
Siapa kita untuk menghakimi kedudukan seseorang itu di sisi Tuhan?
"Maka janganlah kamu menganggap dirimu suci. Dialah yang paling mengetahui siapa orang yang bertakwa.” (Qs. Al-Najm; 32)
Siapa kita untuk menetapkan tempat seseorang itu di syurga atau neraka?
Pakai tudung, lengan panjang, tutup aurat segala, siapa kita untuk mengatakan kita dijamin syurga?
Tak bertudung, baju tak berlengan, dedah aurat, tapi siapa kita untuk menetapkan tempatnya di neraka jahanam?
Cukup sembahyang lima waktu, dah cukup layak ke untuk mengganti kerja Tuhan?
Buat semua perintah Tuhan, sudah cukup layak ke untuk menghukum orang lain?
Entah entah jika ditakdirkan dia ke arah kebaikan, kedudukannya lebih mulia di sisi Tuhan, berbanding dengan kita.
Siapa kita untuk menghakimi kedudukan seseorang itu di sisi Tuhan?
"Maka janganlah kamu menganggap dirimu suci. Dialah yang paling mengetahui siapa orang yang bertakwa.” (Qs. Al-Najm; 32)
09 November 2010
Bila kau dah jumpa si dia yang istimewa, kau takkan lepaskan dia.
InsyaAllah. You will find your way.
Subscribe to:
Posts (Atom)
